Motor Yamaha XSR 155 Milik Budi Dalton Jadi Klasik

Motor Yamaha XSR 155 Milik Budi Dalton Jadi Klasik

Gokil bro, modifikasi motor Yamaha XSR 155 klasik milik Budi Dalton.

Mulai ramai artis melakukan modifikasi motor Yamaha XSR 155 nih bro.

Kali ini artis sekaligus seniman Sunda Budi Dalton yang melakukan modifikasi motor Yamaha XSR 155 dengan tampang klasik.

Modifikasi motor Yamaha XSR 155 juga dipamerkan Budi Dalton di akun Instagram pribadinya @artgram.

Nama Budi Dalton memang enggak asing di kalangan penggemar moge.

Baca Juga : Street Tracker, Yamaha Scorpio

Ia merupakan salah satu pendiri sekaligus mantan presiden dari klub motor Bikers Brotherhood yang telah berdiri sejak tahun 1988.

Dari modifikasi motor yang dilakukan, terlihat tampilan Yamaha XSR 155 berubah jadi seperti motor klasik Yamaha.

Artis sekaligus seniman Sunda, Budi Dalton (kanan) bersama Yamaha XSR 155 yang diberi nama Karaha

Baca Juga : Yamaha XSR900 Ala Yamaha Yard Built, Tampang Radikal

Untuk mendapatkan tampilan ala motor klasik, Yamaha XSR 155 ini dipercayakan kepada Arayata Garage.

"Owner ingin ubah tampilan dengan waktu 3 minggu, sebetulnya dengan tampilan bawaan XSR 155 paling dekat adalah model flat tracker atau dirt track," buka Dudy Djajadisastra, owner Arayata Garage.

"Cuma sudah banyak yang seperti itu dan untuk handling sehari-hari kayaknya kurang nyaman, maka ide saya adalah dibikin klasik saja," sambungnya.

Terlihat cukup banyak ubahan yang dilakukan, mulai dari cat, body custom, hingga knalpot.

Yang bikin tampilan Yamaha XSR 155 seperti motor klasik ada pada kelir tangki dan side box yang dicat patina atau seperti ada karat.

Selain itu, pemasangan pelek jari-jari juga menambah kesan motor klasik.

"Untuk pelek pakai jari-jari Assy aluminium polished, tapi ban masih pakai bawaan," ujar Dudy.

Plus banyak sparepart custom yang terpasang seperti setang, behel belakang, dudukan plat belakang, braket knalpot, dan spakbor depan.

"Untuk braket knalpot dan dudukan plat nomor custom pakai aluminium, behel belakang pakai pipa seamless, sedangkan sepakbor depan pakai plat galvanis," jelas Dudy.

Karena setangnya lebih tinggi, maka ada beberapa kabel yang harus diganti.

"Karena setang naik, kabel kelistrikan dipanjangin, terus pakai kabel kopling mio dan
slang rem depan pakai TDR," lanjutnya.

Dudy menambahkan, agar suaranya lebih adem dan menambah kesan motor klasik, dipasang knalpot R9 Retro untuk Yamaha XSR 155.

Brother juga bisa melihat aksesoris yang menambah kental aura motor klasik.

Yakni windshield klasik pendek dari Geba, spion aftermarket, lampu sein depan belakang RX100, jok custom, dan side bag kulit dari Verve Leather.

Meski tampilan Yamaha XSR 155 berubah jadi motor klasik, mesin, sokbreker dan pengereman masih standar pabrikan.

"Nextnya sih mau ke bagian mesin, supaya atas bawahnya lebih ngisi," pungkas Dudy.

Footstep Yamaha XSR 155 juga sudah dimajukan 10 cm dan kaki-kaki diturunkan 5 cm depan belakang.

Hoiya, Budi Dalton memberi nama Yamaha XSR 155 ini Karaha yang dalam bahasa Indonesia artinya karat.

Gimana menurut kalian modifikasi motor Yamaha XSR 155 milik Budi Dalton ini bro?

DATA MODIFIKASI

Motor: Yamaha XSR 155

Konsep: Klasik

Painting: Patina style (tangki dan sidebox) by River Side House of Paint

Sepakbor depan: Custom handmade plat galvanis

Behel belakang: Custom pipa seamless

Braket knalpot: Custom handmade aluminium

Dudukan plat nomor belakang: Custom handmade aluminium

Setang: Custom

Pelek: Assy aluminium

Knalpot: R9 Retro

Windshield: klasik by Geba

Spion: aftermarket

Lampu sein: Yamaha RX100

Selang rem: TDR

Kabel kopling: Yamaha Mio

ARAYATA GARAGE, Instagram: @arayatagarage

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow